Minggu, 02 Desember 2012

Ungkapan

Terkadang dalam kegiatan sehari-hari, kita sering menggunakan ungkapan. Misalnya kambing hitam, besar hati, buah tangan dan lain-lain. Apa itu ungkapan ? Ungkapan atau Idiom adalah gabungan kata yang biasanya terdiri dari dua kata yang membentuk satu arti, dan apabila dipisahkan, maka akan memiliki arti yang berbeda satu sama lain. Berikut ini adalah contoh-contoh dari ungkapan.
  • Abdi masyarakat ↔ pegawai pemerintah yang pada dasarnya mengabdi pada masyarakat
  • Abdi negara ↔ pegawai pemerintah
  • Anak air ↔ selokan
  • Anak angkat ↔ anak orang lain yang dipelihara seperti anak sendiri
  • Anak bawang ↔ tak masuk hitungan
  • Anak buah ↔ anggota kelompok (regu pasukan)
  • Anak dagang ↔ orang perantauan
  • Anak kapal ↔ awak kapal
  • Anak kolong ↔ anak tentara
  • Anak emas ↔ orang yang paling disayang oleh atasan
  • Anak gawang ↔ orang yang tugasnya mengambil bola dalam permainan sepakbola
  • Angkat bicara ↔ mulai berbicara
  • Angkat kaki ↔ melarikan diri
  • Angkat tangan ↔ menyerah, putus asa
  • Angkat topi ↔ kagum
  • Baju hijau ↔ tentara/militer
  • Banting harga  menjual dengan harga murah.
  • Banting stir  pindah pekerjaan atau berganti profesi
  • Banting tulang  bekerja keras
  • Banyak mulut  cerewet
  • Bawah tangantidak secara resmi atau umum (tt penjualan, pelelangan, dsb)
  • Bedol desa  perpindahan desa.
  • Berat tangan ↔ orang yang malas bekerja
  • Berbadan dua  hamil
  • Berdarah biru keturunan orang bangsawan.
  • Berdarah dingin ↔ tidak mempunyai belas kasihan
  • Bergandang paha  bersuka ria diatas penderitaan orang lain.
  • Berhati batu  tidak menaruh iba samasekali
  • Bermuka dua  orang yang tidak dapat dipercaya
  • Bertangan dingin ↔ apa yang dikerjakannya selalu berhasil
  • Berputar lidahberbelit-belit perkataannya; beringkar janji;
  • Berputih tulang  mati atau meninggal dunia
  • Bersilat lidah beradu argumen/berdebat
  • Besar kepala  sombong
  • Besar hati  bangga 
  • Biang keladi ↔  orang yang menjadi kepala penjahat atau pimpinan (penganjur) suatu perbuatan kejahatan 
  • Biang kerok  orang yg menjadi penyebab terjadinya suatu kericuhan (keributan)
  • Buah pena  hasil karangan
  • Besar mulut  suka membual
  • Buah tangan  oleh-oleh
  • Buah hati  orang yang dikasihi
  • Buah Bibir  menjadi bahan pembicaraan 
  • Buang muka berpaling (tidak sudi melihat)
  • Cakap angin  omong kosong
  • Cinta monyet ↔ kasih antara laki-laki dan perempuan ketika masih kanak-kanak
  • Cuci gudang ↔ menjual semua persediaan barang.
  • Cuci mata  cari hiburan dengan melihat sesuatu yang indah 
  • Cuci tangan ↔ tidak mau terlibat dalam kesalahan yang dibuat orang lain;
  • Darah daging  anak kandung 
  • Darah biru  keturunan bangsawan
  • Darah muda ↔ mudah bereaksi dan bertindak tanpa memikirkan lebih dahulu akibatnya; berjiwa muda
  • Datang bulan  masa menstruasi pada wanita
  • Empat mata  pembicaraan antara dua orang
  • Gelap mata hilang kesabaran
  • Gigit jari  merasa kecewa
  • Gila harta ↔ terlalu mengejar-ngejar harta kekayaan
  • Gulung tikar  bangkrut
  • Hangat hati  bergirang hati
  • Hati putih ↔ mempunyai niat yang ikhlas
  • Hati berlian ↔ sangat baik hati
  • Hati kecil  perasaan hati sebenarnya
  • Hati tungau ↔ penakut
  • Hidung belang  mempunyai sifat suka mengganggu perempuan
  • Hutan betonareal yg dipenuhi oleh gedung pencakar langit:
  • Ibu kota ↔ kota pusat pemerintahan
  • Ibu jari  ↔ empu jari, jempol
  • Ibu negara  ↔ istri presiden/kepala negara
  • Ibu pertiwi  ↔ tanah air
  • Isi hati  perasaan yang terkandung didalamnya
  • Istri gelap  perempuan simpanan; perempuan piaraan (yg tidak dinikahi) 
  • Jalan buntu  masalah yg tidak dapat dipecahkan atau diteruskan hingga selesai 
  • Jalan keluar  jalan pemecahan (untuk mengatasi suatu persoalan)
  • Jalan pintas cara bertindak yang tidak mengikuti aturan (hukum); terobosan
  • Jantung hati  orang yang disayangi dan dicintai
  • Jago merah  api dalam kebakaran 
  • Kabar angin  desas - desus 
  • Kabar burung  kabar yang tidak boleh dipercaya karena belum pasti kebenarannya
  • Kaki tangan  orang kepercayaan/pembantu
  • Kaki lima  pedagang di pinggir jalan
  • Kaki telanjang  tidak bersepatu 
  • Kepala batu  sulit dinasehati 
  • Kepala dingin  tenang dan sabar
  • Kambing hitam  orang yang menjadi pelimpahan suatu kesalahan yang tidak dilakukannya 
  • Kecil hati  penakut 
  • Kejatuhan bulan  mendapat untung besar
  • Kuda tunggang  orang yang disuruh-suruh oleh orang lain untuk melakukan kepentingan orang tersebut.
  • Kuda hitam  pemenang yang tak diduga-duga
  • Kutu buku  orang yg suka baca buku
  • Lapangan hijau  gelanggang olah raga
  • Lintah darat orang yang meminjamkan uang dengan bunga yang sangat tinggi; 
  • Lidah api  ujung nyala api
  • Makan bawang  seseorang yang sedang dalam kebimbangan/kebingungan
  • Mata angin ↔ arah angin datang
  • Mata batin ↔ perasaan dalam hati
  • Mata betung ↔ buta huruf
  • Mata dagangan ↔ barang dagangan
  • Mata uang ↔ satuan harga uang suatu negara
  • Mata gelap  hilang kesabaran
  • Mata telanjang  mata sebenarnya (tanpa kaca mata atau alat khusus lainnya)
  • Mati kutu  tidak berdaya; tidak dapat berbuat apa-apa
  • Mati langkahkagok dan tidak dapat melangkahkan kaki: 
  • Meja hijau  pengadilan
  • Memasang telinga  mendengarkan kabar
  • Membuat muka  berpura-pura memelas agar mendapat bantuan orang lain.
  • Memeras keringat  kerja keras
  • Memutar otak memeras otak; memikir dng sungguh-sungguh;
  • Menangkap angin  artinya melakukan pekerjaan yang sia-sia 
  • Menepuk dada  berbangga diri 
  • Mengulur lidah  meminta kembali barang yang sudah diberikan pada orang lain
  • Mengurut dada  kecewa
  • Menusuk hati  menyakiti perasaan
  • Menusuk hidung  merangsang indra penciuman
  • Muka badak  seseorang yang tidak punya rasa malu
  • Mulut manis ↔ menarik hati tutur katanya
  • Muka masam  kecewa
  • Naik darah  emosi
  • Naik daun  mendapat nasib baik/karir meningkat
  • Naik pitam  marah
  • Panjang akal dapat berpikir dng baik; pandai mencari akal; tidak picik; 
  • Panjang lidahsuka mengomel; suka mengadukan hal kpd orang lain; suka memperkatakan orang
  • Panjang tangan  suka mencuri
  • Pelita hati  seseorang yang dapat melenyapkan rasa takut
  • Rendah hati  baik, tidak sombong 
  • Ringan tangan  kasar atau suka melakukan tindak kekerasan 
  • Salah jalan ↔ menempuh jalan yg tidak seharusnya
  • Salah langkah  sial; malang
  • Sapu bersih  memenangkan semua cabang olahraga yang dipertandingkan; 
  • Sebatang kara  hidup seorang diri, tidak memiliki saudara
  • Semata wayang anak tunggal
  • Setengah hati  melakukan sesuatu tidak bersungguh-sungguh
  • Setengah tiang  tanda berduka cita
  • Sampai hati  tega
  • Tamu negara  pemimpin tertinggi suatu negara yg berkunjung resmi ke negara lain
  • Tanah air  negeri tempat kelahiran
  • Tangan hampa ↔ tak mendapat hasil apa-apa
  • Tangan kosong ↔ tidak bersenjata
  • Tangan terbuka (diterima) dengan senang hati
  • Tangan besi ↔ memerintah dengan keras, diktator
  • Tangan kanan  orang kepercayaan 
  • Tebal Muka   tidak mempunyai rasa malu
  • Tertangkap basah  tertangkap ketika sedang melakukan kejahatan
  • Tinggi hati  sombong 
  • Tunjuk hidung  langsung mengatakan apa yang dicurigai
  • Tumpah darah  tanah air/negara
  • Tutup buku  membuat neraca untung rugi pada akhir tahun
  • Turun tangan  ikut camnpur masalah orang lain.
  • Tutup mata  sengaja tidak mau tahu tentang apa pun yang terjadi
  • Tutup mulut  tak mau bicara, tak mau membuka rahasia
  • Tutup usia  meninggal dunia 
  • Uang Panas  Uang diperoleh dengan cara tidak sah.
  • Untung batu  bernasib buruk
  • Untung sabut  bernasib baik
  • Warung hidup  pekarangan yang ditanami sayur-sayuran untuk keperluan sehari-hari 

Menulis Pantun

Menulis Pantun. Pantun adalah jenis puisi Melayu Lama yang satu baitnya terdiri atas empat larik dan bersajak a – b – a – b. Tiap baris terdiri atas 8 -12 kata. Larik pertama dan kedua berupa sampiran, sedangkan larik ketiga dan keempat berupa isi. Sampiran tidak mempunyai maksud, hanya diambil rima persajakannya. Jadi, jika kita hendak membuat pantun, sebaiknya membuat dahulu isinya, kemudian menyusul sampirannya.
Ciri Pantun

Pantun memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
 a. Satu bait pantun berisi atas empat baris.
 b. Satu baris pantun terdiri atas 8–12 suku kata.
 c. Satu baris bersajak a – b – a – b.
 d. Baris pertama dan baris kedua merupakan sampiran.
 e. Baris ketiga dan baris keempat merupakan isi.

Menulis Pantun
Sajak baris pertama pantun sama dengan sajak akhir baris ketiga. Begitu pula sajak akhir baris kedua sama dengan sajak kahir baris keempat. Pantun yang rumpang dapat kita lengkapi dengan sampiran atau isi yang tepat. Dalam menulis baris pantun harus diperhatikan sajak yang terdapat dalam pantun.
Contoh :
Jalan-jalan dekat pohon, (akhir baris adalah hon )
tempat indah hijau rumput ( akhir baris ut )
Maka isi yang tepat untuk melengkapi pantun di atas adalah :
Pada Tuhan kita memohon,
sesuai ajaran yang kita anut.Menentukan Pesan dalam Pantun
Pantun mengandung pesan, pesan atau amanat dalam pantun merupakan sesuatu yang ingin disampaikan penulis pantun. Pesan dalam pantun bisa dipahami dari isi pantun.
Contoh :
Buah nangka buah kedondong,
jangan dimakan di siang terik
Hai, teman jangan berbohong,
bohong itu tidak baik
Pesan dalam pantun di atas adalah : Jangan suka berbohong karena berbohong tidak baik.
 
Dayung didayung perahu ke tepi
Agar cepat sampai ke sana
Kalau kamu tidak menepati janji,
Temanu takan pernah percaya
Pesan yang terkandung dalam pantun di atas adalah Tepatilah janjimu agar semua teman percaya kepadamu.

Kalau ada jarum yang patah,
Jangan disimpan dalam peti
Kalau ada kata yang salah,
Jangan disimpan dalam hati
Amanat yang terkandung dalam pantun tersebut adalah
segeralah meminta maaf  bila memiliki kesalahan.
 
Melengkapi Pantun
Meelengkapi pantun harus mencermati ciri pantun. Pantun bersaja a-b-a-b, larik 1-2 sampiran, larik 3-4 isi. Jumlah suku kata terdiri atas 8 – 12 suku kata.
Contoh :
Banyaklah angsa berebut terbang,
membubung angsa menuju lepak
………….,
agunglah jasa ibu dan bapak
Kalimat yang tepat untuk melengkapi isi pantun di atas adalah
banyaklah jasa disebut orang.

Gagak terbang tinggi,
rajawali hinggap di batu
…….
……
Kalimat yang tepat untuk melengkapi isi pantun tersebut adalah
anak yang berbakti, pasti senang membantu ibu.

Buah cempedak buah durian
Pergi ke pekan naik sepeda
(1).........
(2).........
(1) Pikir dulu sebelum bertindak , (2) Menyesal kemudian tiada guna

Menemukan Informasi Secara Cepat

Menemukan Informasi Secara Cepat. Salah satu cara untuk mencari informasi yang diperlukan adalah dengan cara membaca. Membaca sekilas merupakan cara membaca yang mengutamakan kecepatan dengan tidak mengabaikan pemahamannya. Biasanya, kegiatan membaca ini dikaitkan dengan tujuan membaca, keperluan, dan bahan bacaan. Jika ingin memilih acara  kesayanganmu, kamu dapat membaca jadwal acara yang dimuat surat kabar. Jika ingin melihat jadwal perjalanan kereta kita dapat melihatnya di stasiun Berikut ini Jadwal perjalanan kertea dan Jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat .

Jadwal Perjalanan Kereta Api 
No. KA Nama KA Stasiun Keberangkatan Waktu Keberangkatan Stasiun Kedatangan Waktu Kedatangan Pemberhentian
1 Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasar Turi 08.01 Jakarta Gambir 18.37 Semarang Tawang, Pekalongan, Jatinegara
2 Argo Bromo Anggrek Jakarta Gambir 09.30 Surabaya Pasar Turi 19.58 Pekalongan, Semarang Tawang
3 Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasar Turi 20.00 Jakarta Gambir 06.31 Semarang Tawang, Pekalongan, Jatinegara
4 Argo Bromo Anggrek Jakarta Gambir 21.30 Surabaya Pasar Turi 07.57 Pekalongan, Semarang Tawang
5 Argo Wilis Surabaya Gubeng 07.30 Bandung 19.56 Jombang, Kertosono, Madiun, Solo Balapan,Tugu Yogyakarta, Karanganyar, Kroya, Banjar, Tasikmalaya
6 Argo Wilis Bandung 07.00 Surabaya Gubeng 19.47 Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Karanganyar, Tugu Yogyakarta,
Solo Balapan, Madiun, Kertosono, Jombang
7 Argo Lawu Solo Balapan 08.00 Jakarta Gambir 16.03 Klaten, Tugu Yogyakarta, Purwokerto, Jatinegara
8 Argo Lawu Jakarta Gambir 20.00 Solo Balapan 04.04 Purwokerto, Karanganyar, Tugu Yogyakarta, Klaten
9 Argo Dwipangga Solo Balapan 20.00 Jakarta Gambir 04.06 Klaten, Tugu Yogyakarta, Karanganyar, Purwokerto, Jatinegara
10 Argo Dwipangga Jakarta Gambir 08.00 Solo Balapan 16.04 Purwokerto, Tugu Yogyakarta, Klaten
Dari jadwal perjalanan di atas dapat dinyatakan :
  • Kereta Argo Bromo Anggrek  berangkat dari Stasiun Turi Surabaya pukul 08.01 dan datang di Stasiun Gambir pukul 18.37; 
  • Kereta Argo Wilis berangkat dari Stasiun Gubeng Surabaya menuju Bandung berhenti di Jombang, Kertosono, Madiun, Solo Balapan,Tugu Yogyakarta, Karanganyar, Kroya, Banjar, dan Tasikmalaya;
  • Kereta yang  berangkat dari Stasiun Balapan menujuStasiun Gambir adalah Kereta Argo Dwipangga; 
Jadwal Kedatangan dan Keberangkatan Pesawat di Bandara Juanda
Pernyataan yang sesuai dengan jadwal kedatangan dan keberangatan pesawat di bandara Juanda di atas adalah :
  • Pesawat Garuda kode penerbangan GA 361 adalah pesawat yang paling awal mendarat di Bandara Juanda;
  • Pesawat Wings Air kode penerbangan IW 1873 tujuan Jakarta berangkat pukul 18.32;
  • Pesawat Garuda Indonesia kode penerbangan GA 349 datang di bandara Juanda pukul 19.25 dan berangkat ke Denpasar pukul 19.30;
  • Pesawat yang datang paling akhir di Bandara Juanda adalah Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GA 349
  • Pesawat Lion Air kode penerbangan JT 950 datang di Bandara Juanda lebih awal dari pesawat Airfast kode penerbangan AFE 121;
  • Pesawat Air Asia kode penerbangan QZ 7621 datang dari Denpasar pukul 19.05;
  • Jika pesawat Lion Air kode penerbangan JT 586 berangkat ke Jakarta pukul 20.00, berarti pesawat tersebut pemberangkatannya tertunda 5 menit

Sabtu, 01 Desember 2012

Menentukan Isi Pengumuman

Pengumuman adalah pesan atau informasi yang disampaikan kepada umum. Tujuan pengumuman adalah untuk menyampaikan sesuatu agar diketahui oleh umum (masyarakat). Pengumuman yang baik menggunakan bahasa yang singkat, padat dan mudah dipahami isinya. Bahasa yang singkat berarti bahasa itu ringkas, tidak berbelit-belit. Bahasa pengumuman harus padat, maksudnya ada keterpaduan antar paragraf, terdapat hubungan erat antara kalimat satu dengan lainya dalam sebuah paragraf.

Pengumuman harus memuat kepada siapa pengumuman ditujukan atau sasaran pengumuman; isi pengumuman; tempat dan tanggal pengumuman dibuat, serta pembuat pengumuman. Perhatikan contoh pengumuman berikut :

Menentukan Isi Pengumuman
Isi pengumuman merupakan maksud yang ingin disampaikan dalam pengumuman. Cara menentukan isi pengumuman adalah dengan membaca kalimat pembukan dan isi pengumuman yang terdiri dari hari, tanggal, waktu, tempat dan keperluan. Perhatikan contoh pengumuman  berikut :


Pengumuman
      Diberitahukan kepada seluruh siswa kelas 4, 5, dan kelas 6 SD Mandiri, bahwa SD Mandiri akan mengadakan pelatihan Dokter Kecil. Setiap kelas wajib mengirimkan lima orang wakil untuk mengikuti pelatihan dokter kecil. Pelatihan akan dilaksanakan pada tanggal 14 - 17 Mei 2008 di gedung serbaguna SD Mandiri. Peserta akan mendapatkan seragam dan sertifikat.
        Bagi siswa yang akan mengikuti pelatihan dokter kecil harap mendaftarkan diri di kantor guru. Pendaftaran paling lambat tanggal 10 Mei 2008.
                                                                                               Surakarta, 20 April 2008
                                                                                                          Kepala Sekolah
                                                                                                          Abdullah S. Pd.

Sumber : Buku BSE Kelas IV, Samidi
Dari pengumuman di atas dapat kita tentukan hal-hal sebagai berikut :
  1. Pengumuman tersebut ditujukan kepada seluruh siswa kelas 4, 5, dan kelas 6 SD Mandiri
  2. Pengumuman tersebut berisi kegiatan pelatihan Dokter Kecil di SD Mandiri Jaya
  3. Pengumuman dibuat di Surakarta pada tanggal 20 Mei 2008;

  • Pembuat pengumuman adalah Kepala Sekolah SD Mandiri Jaya bapak Abdullah, S. Pd.
  • Jadi isi pengumuman di atas adalah Sekolah akan mengadakan kegiatan pelatihan dokter kecilpada tanggal 14 - 17 Mei 2008.
    Berikut ini beberapa contoh soal pengumuman
    Pengumuman
          Dalam rangka menyukseskan program penghijauan, sekolah akan mengadakan penanaman pohon buah-buahan di kebun sekolah. Murid-murid diminta membawa satu bibit pohon buah ke sekolah.

    Isi pengumuman tersebut adalah. … 
    • a.  Informasi tentang kebersihan sekolah
    • b.  Pengadaan program penghijauan
    • c.  Penanaman pohon buah-buahan di sekolah
    • d.  Informasi untuk murid agar membawa satu pohon buah ke sekolah
    Isi pengumuman tersebut adalah  informasi untuk murid agar membawa satu pohon buah ke sekolah

       Sehubungan dengan hasil ujian tengah semester, SD Taruna Bangsa akan mengadakan remidi. Siswa yang mendapatkan nilai di bawah 6 harus mengikuti remidi….Atas perhatian siswa, saya ucapkan terima kasih. Isi pengumuman tersebut adalah
    • a.  Hasil ujian tengah semester sangat bagus.
    • b.  Siswa diminta belajar dengan tekun karena remidi ini sangatlah penting.
    • c.  SD Taruna akan mengadakan remidi
    • d.  Siswa kelas VI akan mengikuti remidi.
    Isi pengumuman tersebut adalah SD Taruna akan mengadakan remidi
    Pengumuman
    Diberitahukan kepada semua siswa SD Harapan Jaya. SD Harapan Jaya akan mengadakan lomba baca puisi. Diharapkan kepada siswa-siswi yang berminat segera mendaftarkan diri di sekretariat Pendaftaran ditutup tanggal 7 mei 2012.

    Demikianlah pengumuman ini disampaikan. Terima kasih.

    Isi pengumuman tersebut adalah. …
    • a.  SD Harapan Jaya akan mengadakan lomba baca puisi. 
    • b.  Pendaftaran peserta lomba di sekretariat.
    • c.  Pendaftaran ditutup tanggal 7 Mei 2011.
    • d.  Siswa wajib mengikuti lomba baca puisi.
    Isi pengumuman tersebut adalah SD Harapan Jaya akan mengadakan lomba baca puisi.

    Melengkapi Pengumuman
    Pengumuman bertujuan untuk menginformasikan sesuatu kepada pembaca. Kalimat pertama pengumuman memiliki maksud bahwa pembuat pengumuman ingin menyampaikan informasi kepada banyak orang. Kalimat pertama pengumuman biasanya menggunakan kata "Diberitahukan kepada......." atau "Diumumkan kepada....." Perhatikan contoh pengumuman berikut ini :
    Contoh 1 : 
    Pengumuman
    ..................Sehubungan dengan hal itu, semua siswa diharapkan hadir di halaman sekolah tepat pukul 07.oo WIB mengenakan pakaian seragam merah-putih. 

    Untuk melengkapi pengumuman di atas dapat kalimat : Diumumkan kepada seluruh siswa SD Maju Jayaa, dalam rangka memperinagti hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2012, sekolah akan melaksanakan upacara.

    Contoh 2 :
    Pengumuman
    .......SD Budi Asih akan mengadakan kegiatan kebersihan lingkungan sekolah. Kegiatan direncanakan pada hari Jum'at, 12 Maret 2012. Semua siswa diwajibkan membawa peralatan kebersihan.

    Untuk melengkapi pengumuman di atas dapat kalimat : Diumumkan kepada seluruh siswa SD Budi Asih untuk membawa peralatan kebersihan ke sekolah pada hari Jum'at, 12 Maret 2012.

    Contoh 3 :
    ........
           Siswa yang berminat supaya mendaftar kepada ketua kelas masing-masing paling lambat hari Senin, 12 April 2012. Lomba akan diadakan hari Sabtu, 17 April 2012. Pembagian hadiah bagi pemenang pada hari Rabu, 21 April 2012.
                Demikian mohon diperhatikan dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

    Untuk melengkapi pengumuman di atas dapat kalimat : Diumumkan kepada seluruh siswi  SD Negeri 4 Karanganyar, dalam rangka memperingati Hari Kartini sekolah kita akan mengadakan lomba kartini kecil.

      Menentukan Isi Bacaan

      Menentukan Isi Bacaan. Bacaan terdiri atas beberapa paragraf. Setiap bacaan memuat inti masalah yang ingin disampaikan. Isi bacaan masing-masing paragraf merupakan inti masalah yang dibahas dalam bacaan. Isi bacaan meliputi apa yang dibahas, berkaitan dengan orang yang ada dalam bacaan, berkaitan dengan waktu dan tempat kejadian dalam bacaan. Berikut ini contoh bacaan :
      Berkemah

      Hari ini siswa kelas IV SD Maju Pintar mengadakan perkemahan. Kegiatan berkemah dilaksanakan untuk melatih kemandirian para siswa. Hari Sabtu pukul 06.00 para murid sudah berkumpul di halaman sekolah. Tepat pukul 06.30 mereka berangkat menuju Bumi Perkemahan Sekipan, Tawangmangu. Mereka tampak bergembira ria menikmati perjalanan. 

      Setibanya di tempat tujuan, mereka mendirikan tenda. Selanjutnya, mereka mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kebutuhan makan dan minum. Persiapan itu dimulai dengan menjerang air, menanak nasi, serta memasak sayur dan lauk pauk. Semua bahan makanan yang dibawa para siswa berasal dari sumbangan orangtua siswa. Pada sore hari kegiatan itu baru selesai dengan tuntas.

      Setelah makan malam bersama, mereka berkumpul di tengah lapangan dan mengadakan acara api unggun. Ada empat regu yang mengisi acara api unggun tersebut. Ada yang bermain drama, menyanyi, menari, dan sebagainya.
       


      Keesokan harinya mereka mengadakan jelajah tempat. Pada acara ini, selain muncul keseriusan, terjadi juga peristiwa peristiwa lucu yang dapat mengocok perut. Kegiatan ini benar-benar menjadi sebuah kenangan yang sulit dilupakan.

      Menggunakan Kalimat Tanya
      Kata tanya siapa menanyakan orang (pelaku, penderita).
      Contoh : Siapa yang sedang berkemah ? ( siswa kelas IV SDN Maju Pintar )
      Di mana menanyakan tempat. 

      Contoh : Di mana api unggun dilaksanakan ? ( di tengah lapangan )
      Ke mana menanyakan tujuan.

      Contoh : Ke mana mereka pergi pada hari Sabtu ? ( Bumi Perkemahan Sekipan, Tawangmangu )
      Dari mana menanyakan asal. 

      Contoh : Dari mana asal bahan makanan yang mereka masak ? ( sumbangan orangtua 
                      siswa )
      Mengapa menanyakan alasan. 

      Contoh : Mengapa mereka pergi berkemah ? (untuk melatih kemandirian )
      Kapan menanyakan waktu. 

      Contoh : Kapan mereka berangkat ke bumi perkemahan ? ( hari Sabtu )
      Berapa benanyakan jumlah. 

      Contoh : Berapa regu yang mengisi acara api unggun ? ( empat regu )

      Menentukan Pikiran Pokok Bacaan

      Pikiran pokok adalah ide utama dari sebuah paragraf. Pikiran pokok dalam suatu paragraf biasanya terdapat di awal paragraf, di akhir, atau di awal dan di akhir paragraf. Pikiran pokok pada umumnya dijelaskan dengan kalimat-kalimat penjelas sebagai uraian dari pikiran pokok atau gagasan pokok. Perhatikan paragraf berikut !

      Marpaung adalah anak yang rajin. Setiap ada PR dari guru di sekolah, dia selalu mengerjakan dengan baik, bahkan dia mengerjakan lebih dahulu. Dia tidak pernah menunda-nunda pekerjaan. Begitu pula jika ada pekerjaan rumah dari orang tuanya. Dia juga mengerjakannya dengan rajin. Pekerjaan seperti memberi makan ayam dan membersihkan ruang selalu dikerjakan dengan baik.

      Pikiran pokok dari paragraf di atas adalah Marpaung anak yang rajin. Kata rajin dapat ditunjukkan dengan kalimat selalu mengerjakan PR, membantu pekerjaan orang tua, memberi makan ayam, dan lain sebagainya.

      Menentukan Kalimat Yang Sesuai dengan Paragraf
      Paragraf terdiri atas sekumpulan kalimat yang saling berhubungan. Kalimat-kalimat tersebut membentuk satu pikiran pokok. Kita dapat menentukan kalimat yang sesuai dengan isi paragraf dengan cara membahasakan kembali paragraf dengan pernyataan yang lain.

      Dari paragraf di atas dapat ditentukan beberapa kalimat tanya yang sesuai, misalnya :
      Bagaimana sifat Marpaung ?
      Apa saja yang dilakukan Marpaung di rumah ?


      Berikut ini contoh soal menentukan isi bacaan.
      Contoh 1 :
      Mengharumkan Sekolah
         Setiap hari Jum’at sekolah kami mengadakan kegiatan Jum’at Bersih. Untuk memperlancar kegiatan tersebut, para siswa diwajibkan membawa alat-alat kebersihan, seperti sapu dan kemoceng. Kegiatan Jum’at Bersih pada minggu ini tidak hanya sekedar membersihkan lingkungan sekolah, tetapi juga mengadakan gerakan mengharumkan sekolah.
            Kegiatan mengharumkan sekolah dilakukan agar para guru dan siswa lebih kerasan dan kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan lancar. Oleh karena itu, baik para guru maupun siswa harus bertanggung jawab atas kebersihan dan keharuman sekolah.
             Gerakan mengharumkan sekolah dimulai dengan mengharumkan ruang kelas. Ini menjadi tanggung jawab para penghuni kelas. Setelah kelas disapu dan dipel, meja kursi ditata. Selanjutnya, kelas dan ruang diberi pengharum ruangan. Selain itu, kamar kecil juga diharumkan.
      1.  Siapa yang bertanggung jawab mengharumkan ruang kelas ?
           a.  Seluruh warga sekolah
           b.  Siswa kelas VI
           c.  Para penghuni kelas
           d.  Bapak dan ibu guru
       
      Yang bertanggung jawab mengharumkan ruang kelas adalah seluruh warga sekolah (para guru dan para siswa)
      2.  Kalimat tanya yang sesuai dengan isi paragraf ke-1 adalah. …
           a.  Apa yang diadakan sekolah setiap hari jum’at ?
           b.  Di mana pertama kali penghuni kelas melakukan kegiatan mengharumkan sekolah ?
           c.  Apa tujuan dilakukan kegiatan mengharumkan sekolah ?
           d.  Siapa yang bertanggungjawab atas kebersihan dan keharuman sekolah ?

      Kalimat tanya yang sesuai dengan isi paragraf ke-1 adalah : Apa yang diadakan sekolah setiap hari jum’at ?
      3.  Ide pokok paragraf kedua bacaan tersebut adalah. …
           a.  Kegiatan Jum’at Bersih
           b.  Kegiatan belajar di sekolah
           c.  Tujuan kegiatan mengharumkan sekolah
           d.  Memulai gerakan mengharumkan sekolah

      Ide pokok paragraf kedua bacaan tersebut adalah Kegiatan Jum’at Bersih
      4.  Kalimat berikut yang sesuai dengan paragraf ke-3 adalah. …
           a.  Setiap hari Jum’at siswa-siswa diwajibkan membawa alat kebersihan
           b.  Guru dan siswa harus bertanggungjawab terhadap kebersihan sekolah
           c.  Gerakan mengharumkan sekolah dimulai dari ruang kelas
           d.  Gerakan mengharumkan ruang kelas menjadi tanggung jawab seluruh warga kelas

      Kalimat  yang sesuai dengan paragraf ke-3 adalah : Gerakan mengharumkan ruang kelas menjadi tanggung jawab seluruh warga kelas.
      Contoh 2 :
      Semua Anak Usia Sekolah Tertampung
      Penerimaan Siswa Baru (PSB) baru akan dimulai pertengahan Juni. Namun, Dinas Pendidikan sudah mempersiapkan infrastruktur diantaranya membangun gedung sekolah dan ruang kelas baru. Tujuanya supaya kekurangan daya tampung di sekolah negeri yang terjadi setiap tahun bisa teratasi.

      Sebagai nakhoda Dinas Pendidikan, Muslim Bidin bersama jajarannya sibuk mempersiapkan PSB tahun pelajaran 2011/2012. Berbeda dengan tahun sebelumnya, beliau optimis semua anak usia sekolah di Batam tertampung pada tahun 2011

      Strategi yang digunakan salah satunya adalah meningkatkan kualitas guru di Batam. Caranya dengan mengadakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Peningkatan Kualifikasi Tenaga Pendidik..
      1. Apa kepanjangan PSB ?
          a. Penerimaan Siswa Berprestasi
          b. Penerimaan Siswa Berpotensi
          c.  Penerimaan Siswa Batam
          d. Penerimaan Siswa Baru
      Penerimaan Siswa Baru (PSB)
      2. Kalimat tanya yang sesuai dengan paragraf pertama adalah. …
          a.  Mengapa Dinas Pendidikan mempersiapkan infrastruktur ?
          b.  Bagaimana proses membangun gedung sekolah dan ruang kelas baru ?
          c.  Siapa yang memberi pelatihan kepada para guru ?
          d.  kapan diadakan  kegiatan Pelatihan Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik dan Tenaga 
               Kependidikan serta Peningkatan Kulifikasi Tenaga Pendidik ?
      Kalimat tanya yang sesuai dengan paragraf pertama adalah Mengapa Dinas Pendidikan mempersiapkan infrastruktur ?
      3.  Ide pokok pargraf kedua adalah. …
            a.  Muslim Bidin adalah nakhoda Dinas Pendidikan.
            b.  Kesibukan Muslim Bidin beserta jajarannya mempersiapkan PSB tahun pelajaran 
                 2011/2012.
             c.  Semua anak usia sekolah di Batam tertampung pada tahun 2011.
             d.  Muslim Bidin pesimis bahwa anak sekolah di Batam tidak tertampung pada tahun 
                2011.
      Ide pokok pargraf kedua adalah Kesibukan Muslim Bidin beserta jajarannya mempersiapkan PSB tahun pelajaran 2011/2012.

      4.  Kalimat yang sesuai dengan  paragraf pertama adalah. …
           a.  Pembangunan gedung sekolah dan kelas baru dilakukan setiap tahun
           b.  Daya tampung sekolah negeri tidak dapat diatasi.
           c.  Sebelum Penerimaan Siswa Baru Dinas Pendidikan sudah mempersiapkan 
                infrastruktur
          d.  Setiap tahun Dinas Pendidikan menghadapi masalah Penerimaan Siswa Baru.
      Kalimat yang sesuai dengan  paragraf pertama adalah Sebelum Penerimaan Siswa Baru Dinas Pendidikan sudah mempersiapkan  infrastruktur

      Pengaruh Suhu Terhadap Benda

      Pengaruh Suhu Terhadap Benda. setiap benda pada umumnya dapat mengalami perubahan, baik itu sifatnya maupun wujudnya. Misalnya perubahan wujud yang terjadi pada air, dimana air dapat berubah wujud menjadi es (membeku) atau berubah wujud menjadi uap (menguap). Tentu saja perubahan itu tidak serta merta terjadi, tetapi ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan perubahan wujudnya. Penyebab perubahan wujud pada air umumnya disebabkan oleh panas atau dingin (meskipun panas atau dingin bukanlah satu-satunya penyebab air berubah wujud). Suhu tinggi maupun rendah akan berpengaruh terhadap perubahan benda, baik dalam ukurannya, bentuknya maupun wujudnya. Jadi, ukuran, bentuk dan wujud benda dipengaruhi oleh suhu, baik suhu panas atau suhu dingin. DBerikut ini beberapa contoh pengaruh suhu terhadap benda dalam kegiatan sehari-hari, diantaranya :

      1. Pemuaian dan Peyusutan
      Setiap benda (padat, cair dan gas) akan memuai jika dipanaskan. Memuai adalah bertambahnya ukuran  benda. Contoh peristiwa pemuaian yang terjadi dalam peristiwa sehari - hari :

      a. Pemuaian pada benda padat
      Salah satu contoh pemuaian pada benda padat adalah sambungan pada rel kereta. Sambungan rel kereta dibuat renggang. Hal ini bertujuan untuk memberi ruang muai apabila rel kereta api terkena panas. Karena jika sambungan dibuat rapat maka ketika terjadi pemuaian akibat terik matahari rel akan melengkung. Contoh lain adalah kabel listrik yang terlihat kendur pada waktu siang hari. Pada peristiwa ini, kabel listrik memuai karena terkena sinar matahari. Pada malam hari kabel tersebut akan kembali ke asalnya. Pemasangan kaca pada jendela rumah juga dibuat longgar dengan tujuan ketika kaca memuai ada ruang muai untuk kaca, sehingga kaca tidak pecah.

      b. Pemuaian pada benda cair
      Termometer adalah alat pengukur suhu yang berisi air raksa. Air raksa dalam wadah termometer akan memuai jika terkena suhu tubuh. Akibat pemuaian air raksa tersebut maka akan mendorong angka pencatat termometer. Peristiwa pemuaian benda gas juga terjadi parfum yang berada dalam botol parfum. Botol parfum tidak diisi penuh dengan tujuan untuk memberi ruang muai saat parfum terkena panas, apabila tidak ada ruang muai dapat mengakibatkan botol parfum meledak.

      c. Pemuaian pada benda gas
      Ban sepeda yang telah dipompa jika dibiarkan  secara terus-menerus terkena terik matahari akan meletus. Meletusnya ban sepeda tersebut dikarenakan udara (gas) yang ada dalam ban terus bertambah akibat pemuaian, karena tidak dapat tertampung maka ban akan meletus. 

      2. Penyusutan
      Menyusut adalah berkurangnya ukuran benda (padat, cair dan gas) yang disebabkan karena adanya penurunan suhu atau suhu rendah. Penyusutan adalah kebalikan dari pemuaian. Contoh peristiwa pemuaian benda dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut :

      a. Penyusutan pada benda padat.
      Salah satu contoh penyusutan pada benda padat adalah keadaan kabel telepon pada pagi hari jika dibandingkan dengan siang hari. Kabel telepon pada siang hari mengendur dan pada pagi hari esoknya akan mengencang, hal itu karena pada sore hari dan malam harinya ada penurunan suhu. Jadi mengencangnya kabel telepon pada pagi hari jika dibandingkan dengan siang hari adalah karena penyusutan. 

      b. Penyusutan pada benda cair. 
      Penyusutan benda cair hanya berupa ukuran dan bentuk tetapi volumenya tetap. Contohnya adalah Ketika agar-agar buatan ibu masih bersuhu tinggi (berbentuk cair) dalam wadah penuh, tetapi setelah adanya penurunan suhu maka ukurannya sedikit berkurang, tetapi volumenya tetap. Penyusutan tersebut karena merapatnya partikel zat cair.

      c. Penyusutan pada benda gas
      etika kita menyimpan sepeda yang bannya telah dipompa pada teras rumah yang terbuat dari keramik dalam beberapa hari. Ban sepada tersebut akan berkurang tekanannya karena udara dalam ban menyusut. Peristiw tersebut menunjukkan adanya penyusutan pada benda gas.


      2. Pembakaran
      Pada proses pembaaran memerlukan suhu tinggi. Pembakaran akan mengubah bentuk benda. Selain itu pembakaran juga mempermudah pembentukkan benda. Contoh :
      • Kayu dapat berubah menjadi abu dan arang;
      • Logam akan lebih mudah dibentuk jika dibakar terlebih dahulu.
      3. Penguapan dan Pendinginan
      Benda cair akan menguap apabila dipanaskan. Wujud benda cair akan berubah menjadi gas jika dipanaskan. Penguapan dapat pula disebut dengan pengeringan . Contoh :
      • Air laut akan mengalami penguapan yang cepat pada musim kemarau;
      • Pakaian akan cepat kering jika dijemur pada siang hari yang panas.